Film Pendek 'Buku Kuning'
16.06 Edit This 0 Comments »Keringat panas bercucuran dibawah panas matahari yang terik. Pembuatan film pendek perdana kami cukup melelahkan namun mengasyikkan. Film pendek yang kami garap berdurasi sekitar 12 menit ini lokasi utamanya di taman bunga yang letaknya di jantung kota Watampone. Kami yakin kegiatan ini merupakan kegiatan mahasiswa yang pertama diadakan di Bone bahkan mungkin di luar kota Makasar.
Peralatan yang kami gunakan seadanya atau sangat sederhana. Dengan berbekal handycam Sony, tripot, monopot untuk dudukan microphone, dan lighting yang dihasilkan dengan menggunakan potongan seng lalu memantulkan cahaya matahari ke arah pemain. Pengambilan gambar dilakukan dengan penuh semangat. Sebelunya para crew malakukan briefing tentang pembagian tugas di depan maupun di belakang kamera.
Alur ceritanyapun juga sederhana yang mencoba memotret keadaan seputar Taman Bunga. YAng membuat menarik ketika para pemain mencoba melakonkan waria yang biasanya mangkal pada waktu malam hari di tempat ini.
Cerita dimulai ketika sebuah buku yang berwarna kuning tergeletak di pinggir jalan dan ditemukan oleh seseorang. Setelah pemeran utama yang menemukan buku itu membaca buku tersebut di dalam taman bunga, alangkah terkejutnya dan ia seolah-olah terkena strum setelah membaca buku tersebut. Entah apa isi buku tersebut. Beberapa orang anak yang main bola di dalam taman sempat mengusik keasyikan pemeran utama tersebut. Segerombolan waria yang biasanya beroperasi di tempat tersebut juga sempat menggodanya karena ingin melihat buku tersebut. Namun, anehnya setelah gerombolan tersebut memaksa dan merampas buku yang ditemukan pemeran utama memberi pengaruh yang mencengankan pada pemeran utama. Sang pemeran utama ... eh,...ikut-ikutan menjadi waria dengan nama Since. (Terima kasih buat Yaya atas fotonya)




0 komentar:
Posting Komentar